Ketua KPK Firli Bahuri Tersangka, Diminta Mundur dan Terancam Hukuman Seumur Hidup

Avatar

- Redaksi

Kamis, 23 November 2023 - 13:09 WIB

4063 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Ketua KPK Firli Bahuri resmi menjadi tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo. Ancaman hukuman yang dihadapi Firli adalah penjara seumur hidup sesuai Pasal 12B, dengan denda minimal Rp 200 juta dan maksimal Rp 1 miliar.

Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri mengatakan, Firli dipersangkakan Pasal 12e atau Pasal 12B. “Pasal 12B ayat 1, di ayat duanya disebutkan bahwa pidana bagi pegawai negeri atau penyelenggara negara sebagaimana yang dimaksud ayat 1, dipidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 20 tahun,” ungkap Ade di Mapolda Metro Jaya, Rabu (22/11/2023).

Selain itu, Firli juga dijerat Pasal 11 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, yang dapat mengakibatkan hukuman penjara satu hingga lima tahun, serta denda antara Rp 50 juta hingga Rp 250 juta.

Polda Metro Jaya menyelidiki pertemuan Firli dan Syahrul di lapangan badminton sebagai bagian dari kasus pemerasan ini. Sejak adanya pengaduan masyarakat pada 12 Agustus, polisi telah memeriksa 91 saksi. Kasus ini bermula dari dugaan pemerasan terkait korupsi di Kementerian Pertanian tahun 2021.

Eks penyidik KPK, Yudi Purnomo, menilai sebaiknya Firli segera mundur sebagai Ketua KPK setelah ditetapkan sebagai tersangka. Menurutnya, langkah ini lebih baik untuk kebaikan KPK agar tidak terbebani masalah hukum.

“Firli akan nonaktif dari posisinya (setelah jadi tersangka, red). Oleh karena itu sebaiknya Firli mundur daripada jadi beban KPK,” kata Yudi kepada wartawan, Kamis, 23 November dini hari.

Baca Juga :  Merujuk Pernyataan Cawapres Mahfud MD: Penegakan Hukum Bagus Separuh Masalah Indonesia Selesai

Diharapkan, penetapan Firli sebagai tersangka memberikan harapan cerah bagi upaya pemberantasan korupsi ke depan. Hal ini dianggap sebagai langkah positif menuju masa depan yang lebih baik dalam upaya memberantas tindak pidana korupsi.

Polda Metro Jaya telah menyelesaikan gelar perkara, menetapkan Firli sebagai tersangka berdasarkan bukti yang cukup, termasuk keterangan saksi dan bukti elektronik. Rangkaian kasus ini dimulai dari aduan masyarakat pada 12 Agustus 2023, yang kemudian mengalami serangkaian tahap penyelidikan hingga penetapan status menjadi penyidikan pada 6 Oktober 2023. (RED)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Propam Polri Jamin Netralitas Polri Dalam Pemilu 2024
Ketua Umum DPP IWO Indonesia Akan Pimpin Aksi Damai Didepan Gedung DPR-RI Terkait Revisi Kedua Atas UU Nomor: 11 Tahun 2008
Manager PT. BDA Minta Oknum Wartawan Klarifikasi Pemberitan Dirinya
Kalah Konsep Dengan Istilah Gemoy, Pengamat : Paslon Lain Kurang Kreatif
Kapolsek Sultan Daulat Dampingi Walikota Subulussalam Dalam Penyerahan Sembako
Aksi Ratusan Jurnalis di Jombang, Minta Klarifikasi Terkait OTT Wartawan yang Terkesan Penuh Rekayasa
Direktur P3S: Raih Banyak Suara Anak Muda, Peluang Prabowo-Gibran Menang Terbuka Lebar
Nomor Dua Disebut Angka Kemenangan Buat Prabowo Gibran

Berita Terkait

Senin, 26 Februari 2024 - 19:38 WIB

Polisi Buru Truck Yang Kabur Saat Menabrak Truck Hingga Menimpa Dua Sepeda Motor

Rabu, 25 Oktober 2023 - 01:27 WIB

Tukang Tulis Togel Nenggo 999 Bertebaran di Kota Medan dan Deli Serdang, Satu Pun Belum Pernah Ditangkap, Warga Minta Polisi Tangkap Bos Besarnya !

Minggu, 15 Oktober 2023 - 14:54 WIB

Lapor Kapoldasu!!, Puluhan Mesin Judi Berserakan di Wilkum Pancur Batu

Senin, 9 Oktober 2023 - 15:52 WIB

MA Tolak Kasasi PTPN2 soal Klaim HGU di Jalan Pasar Deli

Kamis, 28 September 2023 - 16:53 WIB

Lagi Lagi Jembatan Desa Namorih “Jebol”, Mabes Polri Turun Diminta Turun “Gunung” Menutup Tambang Galian C Ilegal di Desa Namorih dan Kecamatan Kutalimbaru Yang Mengunakan Minyak Solar Subsidi Pemerintah

Berita Terbaru