FPII Minta Oknum Kasie Intel Kajari Ketapang Minta Maaf Kepada Insan Pers!

Avatar

- Redaksi

Senin, 4 Maret 2024 - 23:39 WIB

4010 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA- Terkait pemberitaan yang viral dikutip dari media newsinvestigasi-86.com,”Oknum Kasie Intel Kajari Ketapang Ancam Wartawan Terkait Pemberitaan Bulog,Ada Apa ????.

Dimana Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum memiliki peran dalam menerapkan supremasi hukum, dalam pemberantasan praktek KKN yang diatur UUD 1945 dan secara khusus diatur dalam Undang-undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan RI

Namun yang terjadi Kasie Intel Kejaksaan Negeri (Kajari) Ketapang “PRS”, menyalahgunakan kewenangan dan berpotensi tindakan tercela selaku aparatur kejaksaan terhadap insan PERS.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan ada pemberitaan di media online edisi tanggal 29 Febuari 2024 berjudul.” Diduga Kajari Ketapang , Peti Es Kan Kasus Mantan Kepala Bulog Regional Ketapang “.

Membuat PRS selaku Kasie Intel Kejaksaan Negeri (Kajari) Ketapang, melanggar kebebasan insan PERS yang menyatakan.” Silakan take down berita-berita yang menyudutkan tanpa konfirmasi ke Kami dahulu atau saya proses!!.

Baca Juga :  Kabid Humas FPRN Soroti Penangkapan Pencabulan Gadis di Bawah Umur

“Saya tidak perlu menghubungi media yang tidak jelas/terdaftar. Saya cukup memperingati silahkan hapus berita itu atau saya proses. Karena media anda tidak resmi dan memuat berita tendensius yang tanpa konfirmasi terlebih dahulu”.tegas KRS.

Pada hal sebelum naik berita awak media sudah konfirmasi via WhatsApp,” Pak maaf ijin terkait penanganan kasus mantan kepala Bulog Ketapang, sudah sampai mana”,namun PRS tidak membalas/memberikan keterangan.

Terkait berita tersebut Noven Saputera,S.H. Wakil Ketua Presidium Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Angkat bicara dan mendesak Oknum kasie Intel Kejaksaan Negeri (Kajari) Ketapang “PRS” untuk menarik kembali pernyataaannya dan meminta maaf kepada awak Media atas pernyataannya yang dinilai telah melanggar kemerdekaan pers terutama melukai hati insan pers, karena kami jurnalis adalah seorang penulis bukan teroris, Senin (4/3/2024).

“Kalau tidak tau jelas tentang isi UU Pers No.40 Tahun 1999 tentang pers, jangan sembarangan mengeluarkan pernyataan yang mengkriminalisasikan profesi jurnalis.”tegas Noven.

Baca Juga :  Sambut HUT TNI ke78, TNI Sultra Gelar Olaharaga Bersama dan Bhakti Sosial

“Tidak pantas anda berbicara seperti itu apalagi sampai memperingati menyuruh menghapus berita kalau tidak anda Ancam proses!”ujar Noven.

Noven memaparkan pernyataan KRS seperti itu saja tidak mencerminkan sebagai seorang pelayan publik,ada apa anda suruh menghapus berita terkait permasalahan Bulog, seharusnya bukan kami insan pers yang anda proses melainkan oknum yang merugikan negara yang harus anda tindaklanjuti.

“Kami mewakilkan Insan Pers yang tergabung di Forum Persatuan Independent Indonesia (FPII) yang juga sebagai konsituen Dewan Pers Independen (DPI) meminta kepadaPresiden Joko Widodo agar mengevaluasi KRS oknum Pejabat Kajari Ketapang atas ucapannya, karena dinilai tidak menjalankan amanah dari Bapak Presiden dimana sebagai Pejabat Publik harus bersikap Profesional dan Humanis dalam mengedukasi masyarakat.”pungkas Noven.

Sumber : Eric_Presidium FPII

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pertemuan IKHROM Ke-8 Tahun 2024, Digelar di Hotel di Semarang
HJ.Rahmat Pemilik SPBU 73.924.03 Marina Melayani Konsumen Pembelian Solar Subsidi 8000/ Liter
Kakanwil Kemenkumham Sumut Resmikan Program Rehabilitasi Sosial dan Medis Lapas Binkai
Tingkat Keamanan di Lingkungan Karian Wajib di Perhatikan
Manager PT. BDA Minta Oknum Wartawan Klarifikasi Pemberitan Dirinya
Kapolsek Sultan Daulat Dampingi Walikota Subulussalam Dalam Penyerahan Sembako
Ketua PH PHDI Jawa Barat Membuka Lokasabha III PHDI Wilayah III Cirebon
Aksi Ratusan Jurnalis di Jombang, Minta Klarifikasi Terkait OTT Wartawan yang Terkesan Penuh Rekayasa

Berita Terkait

Sabtu, 10 Februari 2024 - 00:37 WIB

Siap Menangkan Prabowo Gibran, Relawan Presiden UKM Pimpinan H Bustan Pinrang Deklarasi di Kediaman Capres 02

Minggu, 10 Desember 2023 - 08:58 WIB

Yekti Apresiasi, Tahanan Tititpan Polsek Karawaci Yang Lari Berhasil Ditangkap Kembali

Senin, 20 November 2023 - 01:38 WIB

Dukung Percepatan Pembangunan DOB Untuk Papua Sejahtera

Rabu, 25 Oktober 2023 - 01:50 WIB

Dua Minggu Jabat Kalapas Cipinang, Prayer Manik Beri Motivasi ke WBP

Sabtu, 21 Oktober 2023 - 21:04 WIB

Selamat kepada Mahfud MD Bacawapres RI 2024 berikut surat terbuka dari dr Tunggul

Sabtu, 21 Oktober 2023 - 20:55 WIB

Dihadiri Lintas Tokoh Sukses Deklarasi AMS Diaspora Indonesia

Selasa, 17 Oktober 2023 - 20:22 WIB

Galian Kabel Optik di Garut Diduga Sembarangan

Senin, 9 Oktober 2023 - 20:21 WIB

Tolak Pembatasan Wacana Jam Kerja, Ojol Gruduk Kantor Kemenaker

Berita Terbaru